Pertengkaran Kelompok Islam dengan PKI di Masa Demokrasi Liberal



Oleh: Alwi Shahab
Wajah Jakarta saat ini memang sangat jauh berbeda dibanding pada 1950-an. Kala itu, Jakarta tidak disibukkan mudik lebaran seperti sekarang karena isi Jakarta mayoritas masih orang Betawi yang tidak perlu mikirin mudik.
Berdasarkan sensus penduduk pada 2000, dari 8,3 juta penduduk Jakarta hanya 12,65 persen asli Betawi. Sisanya kaum migran dan terbanyak dari pulau Jawa (35,16 persen). Bahkan, perantau Minang di Jakarta diperkirakan lebih banyak dari warga Betawi. Banyak di antara mereka yang kini menjadi pedagang besar, memulai usaha dari PKL (pedagang kaki lima).

» Read More...

Peringatan G30S/PKI Sepi, MUI: Apa Rezim Ini Pro PKI?

HarianMinang.com-, JAKARTA -- Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, mengkritik sepinya peringatan 30 September untuk mengenang jenderal yang terbunuh oleh PKI. Seharusnya pemerintah menginstruksikan untuk memasang bendera setengah tiang.
"Tujuh jenderal dibunuh PKI, tahun Ini tidak ada perintah pasang bendera setengah tiang tanggal 30 September. Apa rezim Ini pro PKI ya?" tanyanya lewat kicauan di Twitter, Jumat (30/9).

» Read More...

Lunturnya Ingatan Kekejaman PKI dari Benak Pelajar Indonesia


HarianMinang.com-JAKARTA -- Kabar soal rencana pemerintah meminta maaf kepada keluarga korban pembunuhan pascaperistiwa penculikan jenderal pada 30 September 1965 memunculkan kembali polemik soal kejadian tersebut. Meski begitu, kenangan soal peristiwa yang dinamai Orde Baru sebagai Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G-30-S/PKI) tampaknya mulai luruh dari benak sebagian remaja dan pemuda.

» Read More...

G30S PKI Bukan Hanya Tentang Penculikan Tujuh Jenderal



Harianminang.com-JAKARTA -- Mohammad Achadi, salah satu menteri pada kabinet masa Orde Lama, menegaskan urgensi kejadian G30S PKI. Meski saat ini ingatan para pelajar tersebut sudah mulai luntur.

"Untuk menafsirkan G-30-S kita harus berpegang kepada dalil bahwa sejarah adalah keberlanjutan," katanya saat menerima kunjungan sejumlah wartawan Republika.

» Read More...

Pelajar Se Kota Padang Nonton Serentak Film G 30 S PKI

Harian Minang. Dinas Pendidikan Kota Padang mengajak seluruh pelajar di Kota Padang untuk nonton bareng, nonton serentak Film G 30 S PKi di  Padang TV pada jam  20.00 WIB tanggal 30 September 2016. dengan adanya edaran untuk nonton serentak/nonton bareng film G 30 S PKIdiharapkan pelajar di Kota Padang mengetahui sejarah Penghianatan PKI di Indonesia. selain itu diharapkan pelajar se Kota padang paham dan tahu akan bahaya komunis di Indonesia.

» Read More...

97 Narapidana di Sharjah Masuk Islam

harian Minang- SHARJAH -- Sebanyak 97 narapidana di Sharjah baru-baru ini masuk Islam setelah adanya pembekalan agama Islam. Dilansir dari khaleejtimes.com, Rabu(28/9) dijelaskan, para tahanan memutuskan untuk masuk Islam setelah membaca banyak buku, mengumpulkan informasi dan belajar tentang sejarah dan budaya Islam.

» Read More...

Golkar: Survei Ahok Jeblok karena Muncul Lawan yang Berimbang


Harian Minang-JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin, mengakui kalau survei terhadap calon cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terus mengalami penurunan. Menurutnya, survei Ahok sempat tinggi karena masyarakat belum menemukan pilihan lain, ketika belum diputuskan siapa yang menjadi penantang pejawat tersebut.

» Read More...

Popular Posts

Total Pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.